CYBER-PKRI. PWI/I. Malang adalah tempat kelahiranku, tanah Jawa Timur yang sejuk dan penuh kenangan. Namun sejak usia dua bulan, Bandung menjadi rumah tempatku tumbuh, belajar, dan menemukan jati diri.
Dua tanah membentukku, Jawa Timur yang mengalir dalam darahku dan Jawa Barat yang mengukir keseharianku. Dua bahasa akrab di telingaku, Jawa yang lembut dan penuh unggah-ungguh berdampingan dengan Sunda yang luwes dan merdu, sementara dua budaya hidup dalam diriku: tata krama Jawa yang mengajarkan hormat dan kehangatan Sunda yang mengajarkan keterbukaan, hingga dari perpaduan itu aku belajar menghargai perbedaan tanpa kehilangan jati diri.
Menjadi putra daerah bukan soal di mana aku dilahirkan atau dibesarkan, tetapi bagaimana aku membawa nilai-nilai baik dari keduanya. Aku bangga disebut putra Malang, dan bangga pula menjadi warga Bandung, dua identitas dalam satu diriku, sebuah kekayaan yang tidak semua orang miliki. Sederhananya, putra Malang membawa sifat tegas dan heroik dari tanah Jawa Timur, sedangkan putra Bandung menunjukkan karakter ramah dan terbuka dari budaya Sunda.
Dua kata nama daerah yang berbeda ini sangat menarik.
MALANG Julukan: Kota Dingin, Kota Apel, Kota Pendidikan
Ciri Khas: Boso Walikan: Bahasa dibalik, ini yang paling terkenal. Contoh: Malang = Ngalam Bakso = Oskab Kopi = Ipok
Asalnya dari jaman penjajahan biar Belanda tidak ngerti. Kulinernya legend: Bakso Malang, Bakso Bakar, Cwie Mie, Orem-orem, Apel Malang, Strudel
Cuaca Dingin: Karena diapit gunung Arjuno & Semeru. Di Batu bisa 15 derajat malamnya.
Budaya: Topeng Malangan & Tari Beskalan:* Tari selamat datang khas Malang. Bantengan: Mirip Reog, tapi pakai topeng banteng, pemainnya kesurupan. Sangat mistis. Campur Jawa Mataraman + Arek:* Orangnya campur, ada Jawa alus dan Jawa kasar khas Suroboyoan Banyak Candi:* Malang itu pusat Kerajaan Kanjuruhan & Singosari – Candi Singosari, Jago, Kidal
BANDUNG Julukan: Paris van Java, Kota Kembang, Kota Kreatif
Ciri Khas: Orangnya Sunda Asli:* Bahasa Sunda halus, “A, Teteh, Punten, Mangga”. Orangnya ramah, someah, santai, tidak blak-blakan kayak Cirebon. Kota Fashion & Kreatif:* Dulu pertama ada Factory Outlet & Distro di Indonesia. Sampai sekarang surganya anak desain, musik indie, coffee shop.
Kulinernya Juara Pedas & Inovatif:* Seblak, Batagor, Siomay, Cilok, Mie Kocok, Surabi, Cuanki Cuaca Dingin + Gedung Tua Belanda:* Jalan Braga, Gedung Sate, banyak villa Belanda.
Budaya: Jaipongan: Tari pergaulan khas Sunda, musik kendang kencang Angklung: Alat musik dari bambu, UNESCO. Ada Saung Angklung Udjo, Wayang Golek Wayang dari kayu, dalangnya Sunda, ceritanya lucu
Seni Sunda Modern: Bandung itu pusatnya musik, film, desain di Jawa Barat
BEDA PALING GAMPANG: Malang** **Bandung** Suku Jawa Arek / Mataraman Sunda Bahasa Walikan, kasar-ceplas ceplos Sunda halus, lembut Karakter Ngalam keras, pekerja Santai, kreatif, romantis Vibe Gunung, sejarah kerajaan Bukit, kolonial, anak muda Makanan Bakso, Cwie Mie, Apel Seblak, Batagor, Cilok
Simplenya: Mau suasana *Jawa Timur yang dingin, sejarah kerajaan, dan bakso* -> ke Malang. Mau suasana *Sunda yang kreatif, fashion, musik, dan kuliner kekinian* -> ke Bandung. Bela, Bangun, Jaga. Rabu, 16 September, 2026.
Oleh:[Citra Novita]
(TIM PKRI CADSENA MAKOSUS HK)
