CYBER PKRI – JAKARTA. Sosok Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi jenderal.. Lisda Cancer mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal sekitar bulan Maret tahun 2026.
Ia menyandang pangkat jenderal bintang satu tersebut, dalam waktu sekitar 4 bulan.
Namun pada akhir Juli tahun 2026, lisda Cancer resmi memasuki masa pensiun.
Lisda Cancer bukan lulusan Akademi Kepolisian, Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Indonesia, pada tahun 1987.
Setelah lulus kuliah, Lisda Cancer mengikuti jalur seleksi perwira polri sumber sarjana, pada tahun 1995.
Brigjen Pol Purn. drg. Lisda Cancer, ahliM.Biomed / M.Biotech adalah perwira tinggi Polri yang pensiun dengan pangkat terakhir *Brigadir Jenderal Polisi*.
Nama*: Lisda Cancer Lahir : 1968 Latar Belakang : Dokter Gigi drg. + Magister Biomed/Biotech. Pangkat Terakhir : Brigjen Pol Purn, Kesatuan : Pusdokkes Polri / Dokkes Polri.
Dokter Forensik Polri – Lebih dari 14 tahun di bidang Kedokteran Polisian Pusdokkes Polri. Tugas pertama: Kasus bom Kedubes Australia 2004 kemudian Tim Disaster Victim Identification. Terlibat identifikasi korban : – Bom JW Marriott & Ritz Carlton 2009 – Bom Surabaya Mei 2018 – Kecelakaan Lion Air JT 610 tahun 2018. Saat itu beliau menjabat Kabid DVI Polri.
Jabatan Struktural Kabiddokkes Polda Sumbar tahun 2021 Kabag Binfung SetPusdokkes Polri tahun 2024 Ketua Panitia HUT Polwan ke-76 Tahun 2024.
Beliau dikenal karena sosok Polwan dokter forensik yang terjun langsung menangani korban bencana besar. Saat Lion Air JT 610, beliau memimpin tim identifikasi jenazah yang kondisinya tidak utuh dan harus pakai DNA. Beliau juga sering menyampaikan bahwa meski sudah 14 tahun, tetap tidak nyaman lihat jenazah tidak utuh. fc1dbaf2
Alumni FKG Universitas Indonesia ini. Lulus tahun 1994 lalu masuk pendidikan polisi 9 bulan. Singkatnya: Brigjen Pol Purn Lisda Cancer = Dokter Gigi Forensik Polri senior, mantan Kabid DVI, dan salah satu Polwan yang paling dikenal di bidang identifikasi korban bencana di Indonesia.
Dalam kariernya di kepolisian, Lisda banyak bertugas di Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri.
Pewarta/Deroi
