PKRI INFO – BANGGAI. Pemkab Barito Timur sedang membahas dukungan sarana dan prasarana untuk pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Timur. Rapat ini dipimpin oleh Bupati M. Yamin dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, dan perwakilan perusahaan tambang.
Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Timur. Ia menyiapkan lahan hibah untuk kantor BNNK dan menekankan pentingnya peran BNNK dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia, termasuk di Barito Timur. Namun, saya tidak menemukan informasi spesifik tentang tanggapan BNN Kalteng dan BNN RI serta Kapolri terkait pembangunan prasarana BNNK Barito Timur.
BNN memiliki tugas dan fungsi untuk melaksanakan kebijakan nasional di bidang pencegahan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya. Pembangunan prasarana BNNK Barito Timur kemungkinan besar merupakan bagian dari upaya BNN untuk meningkatkan kemampuan dan infrastruktur di daerah tersebut.
“Masalah narkoba adalah ancaman serius bagi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, sinergi lintas instansi dan dukungan semua pihak menjadi kunci dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujar Bupati Yamin.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga berencana melibatkan perusahaan tambang dalam mendukung pembentukan BNNK melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Tujuan pembentukan BNNK adalah untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Barito Timur, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. BNNK diharapkan dapat berfungsi optimal dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, seperti kantor, transportasi, perangkat kerja, dan anggaran tahunan.
Perwarta/Elsa.Co
