CYBER – BANGGAI. Peristiwa meledaknya kapal terjadi di Teluk Lalong, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Insiden tersebut melibatkan kapal motor KM Tokitoki 01 yang mengakibatkan tiga Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka bakar dan dilarikan ke puskesmas terdekat.
Berikut adalah rincian informasi insiden tersebut:Waktu Kejadian: Rabu, 20 Mei 2026, sekitar pukul 07.30 WITA.Lokasi: Perairan Teluk Lalong, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Kronologi: Ledakan terjadi di bagian depan kapal saat tiga ABK sedang membersihkan lambung kapal sebelum berlayar ke Kecamatan Pagimana. Ketiga ABK sempat melompat ke laut karena panik.Korban: Tiga ABK bernama Basrudin (63), Afdan (20), dan Fais (18) mengalami luka bakar. Tidak ada korban jiwa, dan para korban dirujuk ke RSUD Luwuk.
Penanganan: Pemadaman api dilakukan oleh tim Damkar, Basarnas, dan Polairud. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar setengah jam.Untuk gambaran lokasi dan situasi terkait insiden kebakaran kapal di perairan Luwuk,
- Penyebab Insiden: Berdasarkan hasil olah TKP awal oleh Tim Inafis Polres Banggai, ledakan dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) pada sistem kelistrikan kapal saat sedang melakukan manuver di perairan Teluk Lolong.
- Data Korban: Polri mengonfirmasi terdapat 3 korban luka bakar serius yang merupakan kru kapal. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Luwuk untuk mendapatkan perawatan intensif. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.
- Tindakan Kepolisian:
- Evakuasi: Satpolairud Polres Banggai bekerja sama dengan Basarnas segera melakukan penyelamatan kru dan pemadaman api agar tidak merambat ke area pesisir.
- Penyelidikan: Polisi sedang mendalami apakah ada unsur kelalaian (human error) atau pelanggaran prosedur keselamatan pelayaran dalam pemeliharaan kapal tersebut.
- Himbauan: Polda Sulteng menghimbau kepada seluruh operator kapal di wilayah Sulteng untuk memperketat pengecekan kelayakan sarana dan prasarana kapal guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengonfirmasi bahwa ledakan Kapal LCT Chopra di perairan Teluk Lolong, Kabupaten Banggai, pada awal Mei 2026 disebabkan oleh korsleting listrik di area mesin yang kemudian menyambar tangki bahan bakar.Berikut adalah poin-poin utama tanggapan dan tindakan dari pihak kepolisian:
Penyebab Insiden: Berdasarkan hasil olah TKP awal oleh Tim Inafis Polres Banggai, ledakan dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) pada sistem kelistrikan kapal saat sedang melakukan manuver di perairan Teluk Lolong.
Data Korban: Polri mengonfirmasi terdapat 3 korban luka bakar serius yang merupakan kru kapal. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Luwuk untuk mendapatkan perawatan intensif. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.Tindakan Kepolisian:
Evakuasi: Satpolairud Polres Banggai bekerja sama dengan Basarnas segera melakukan penyelamatan kru dan pemadaman api agar tidak merambat ke area pesisir.
Penyelidikan: Polisi sedang mendalami apakah ada unsur kelalaian (human error) atau pelanggaran prosedur keselamatan pelayaran dalam pemeliharaan kapal tersebut.
Himbauan: Polda Sulteng menghimbau kepada seluruh operator kapal di wilayah Sulteng untuk memperketat pengecekan kelayakan sarana dan prasarana kapal guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pewarta/Aisa Umar SIP


