CYBER PKRI – BITUNG. Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menghadiri Undangan pada perayaan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Sakti Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Bitung di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota, Jl. Sam Ratulangi No. 45, Kel. Bitung Barat Satu, Kec. Maesa, Senin 1 Juni 2026.
Upacara yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos. selaku Inspektur Upacara. Tugas Perwira Upacara dipercayakan kepada Pasiops Kodim 1310/Bitung Lettu Inf Edyzon Kasenda, sedangkan Komandan Upacara dijabat Pasiter Kodim 1310/Bitung Letda Inf Ahyat Saleh
Unsur Forkopimda dan tamu undangan yang hadir :
- Danguskamla Koarmada II, diwakili Asops Guskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra, M.Tr.Opsla.
- Kapolres Bitung, diwakili Kapolsek Maesa AKP Tuegeh D. Darus, S.Sos.
- Dansathantai Kodaeral VIII, diwakili Pasiops Kapten Mar Sunaryo
- Dansatrol Kodaeral VIII, diwakili Komandan KKR Kakap-811 Mayor Laut (P) Haruman Aru Afrizal,/S.S.T.Han.
- Dansecata Rindam XIII/Merdeka, diwakili Lettu Inf Muh. Risky H.
- Para Asisten Pemerintah Kota Bitung
- Para Kepala SKPD Kota Bitung
- Tamu undangan lainnya
Pasukan upacara terdiri dari gabungan Kodim 1310/Bitung, Sathantai VIII Bitung, Polres Bitung, Dinas Damkar Bitung, Satpol PP Bitung, BPBD Kota Bitung, Dinas Perhubungan Kota Bitung, pelajar SMA dan SMP se-Kota Bitung, serta Korsik Pemkot Bitung. Kehadiran dari berbagai unsur menunjukkan kebersamaan seluruh elemen bangsa dan besar rasa cinta terhadap seluruh makna Pancasila didalam Lima Sila Pancasila.
Dalam amanatnya pidatonya, Wakil Wali Kota membacakan pidato Kepala BPIP RI. Disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila menjadi momentum memperkuat komitmen menjadikan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara satu didalam perbedaan. Tema “Pancasila Sebagai Alat Pemersatu Bangsa, Dan Kekuatan Fondasi Perdamaian Dunia” mengingatkan kita akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Pancasila ditegaskan sebagai fitur bintang dengan makna Kepercayaan dan penuntun bangsa menghadapi ketidakpastian global. Meskipun dunia dilanda dinamika geopolitik dan potensi perpecahan, Indonesia tetap kokoh menjaga kerukunan. Nilai toleransi, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial menjadi kunci yang harus diterapkan generasi muda.
Wakil Wali Kota juga menyoroti peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui pendekatan diplomasi, misi PBB, serta penyelesaian konflik secara damai. “Nilai-nilai Pancasila akan membentuk karakter Sang Penerus kemerdekaan Republik Indonesia yang membawa bangsa menuju masa depan lebih baik,” tutupnya.
Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni. “Momentum ini setiap tahunnya dilaksanakan untuk merefleksikan nilai luhur yang pada setiap sila Pancasila bermakna sebagai pedoman membangun jiwa bangsa yang maju, berdaulat, dan berkeadilan. Sinergitas TNI, Polri, Pemerintah daerah, dan masyarakat adalah wujud nyata pengamalan nilai persatuan,” tegasnya.
Letkol Inf Dewa Made DJ menambahkan, semangat gotong royong, toleransi, persatuan, dan cinta tanah air harus terus ditanamkan. Dengan berpegang teguh pada Pancasila, seluruh elemen di Bitung diyakini mampu menghadapi tantangan bangsa sekaligus mendorong pembangunan daerah yang aman, rukun, dan sejahtera. Ujarnya,” Letkol Inf Dewa Made DJ
Pewarta/Annerudin
