CYBER PKRI – JAKARTA. Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam dunia operasi militer, kepemimpinan lapangan, hingga jabatan strategis di tingkat nasional. Lahir di Jakarta pada 23 Mei 1969 dan berasal dari keluarga Batak yang berakar di Lintong Nihuta, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Richard tumbuh menjadi sosok prajurit yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.
Lulusan Akademi Militer tahun 1992 dari kecabangan Infanteri Kopassus ini mengawali karier militernya di satuan elite TNI AD. Sejak awal pengabdian, ia dikenal sebagai prajurit lapangan yang memiliki kemampuan tempur dan kepemimpinan yang menonjol.
Perjalanan kariernya terus menanjak melalui berbagai jabatan penting. Richard pernah dipercaya sebagai Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI, satuan yang dibentuk untuk menghadapi ancaman terorisme dan berbagai operasi khusus berisiko tinggi. Setelah itu, ia menjabat sebagai Panglima Kodam XVI/Pattimura yang membawahi wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Kepercayaan negara kepadanya semakin besar ketika ia ditunjuk sebagai Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat (Irjenad), jabatan strategis yang bertanggung jawab terhadap pengawasan internal organisasi TNI AD. Selanjutnya, ia dipercaya memimpin Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III), yang memiliki wilayah tanggung jawab sangat luas meliputi kawasan Indonesia Timur.
Puncak kariernya hingga saat ini diraih pada 24 Juli 2024, ketika Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mempercayakan jabatan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kepadanya. Jabatan tersebut merupakan salah satu posisi paling strategis di lingkungan Markas Besar TNI karena berperan dalam mengoordinasikan berbagai aspek perencanaan, operasi, dan administrasi ketiga matra TNI.
Sepanjang pengabdiannya, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon juga terlibat dalam berbagai operasi militer, termasuk penugasan di Papua serta operasi penanggulangan terorisme. Pengalaman yang luas di medan tugas maupun jabatan staf menjadikannya salah satu perwira yang diperhitungkan dalam jajaran pimpinan TNI saat ini.
Kisah perjalanan Richard Tampubolon menjadi bukti bahwa dedikasi, profesionalisme, dan loyalitas terhadap bangsa dapat mengantarkan seorang prajurit dari satuan tempur hingga menduduki posisi tertinggi dalam struktur kepemimpinan TNI.
Pewarta/Deroi.
