Nasrun Mbau Sambut Meriah Peresmian Kantor Desa Singkoyo, Harap Jadi Pusat Pelestarian Adat Suku Taa. “BA²BE BACA BACA BERITANYA”

PWI/I- PKRI. BANGGAI, SULTENG. Suasana haru dan meriah menyelimuti peresmian Kantor Desa Singkoyo, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Selasa (09/09/2026). Di antara tokoh yang hadir, Ketua Adat Suku Taa Desa Singkoyo, Nasrun Mbau, menjadi salah satu yang paling menyambut gembira kehadiran gedung baru tersebut.

Kantor Desa Singkoyo yang baru diresmikan Camat Toili ini disebut sebagai simbol pelayanan baru bagi warga. Gedung representatif itu menggantikan kantor lama yang selama ini dinilai tidak lagi memadai untuk melayani lebih dari ribuan warga Singkoyo.

“Alhamdulillah, ini rumah kita semua. Kami Lembaga Adat Suku Taa sangat menyambut baik. Kantor boleh baru, tapi semangat melayani harus lebih baru,” ujar Nasrun Mbau di sela acara pengguntingan pita.

Nasrun yang selama ini dikenal vokal memperjuangkan hak tanah adat melawan PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) itu berharap kantor desa baru tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga menjadi pusat musyawarah adat dan pelestarian budaya Suku Taa.

Menurutnya, ada dua agenda besar yang harus disinergikan antara Pemerintah Desa Singkoyo dan Lembaga Adat:

  • *Rehabilitasi Rumah Adat Suku Taa* yang saat ini kondisinya memprihatinkan dan lapuk dimakan usia. Rumah adat itu adalah identitas masyarakat Toili.
  • *Penyelesaian konflik agraria* dengan PT KLS yang HGU-nya telah berakhir sejak 2021 namun masih menguasai lahan petani di Dusun Agro Estate dan Tetelara.

“Kami sudah ajukan proposal rehabilitasi rumah adat ke Gubernur Sulteng. Kami harap dari kantor desa yang baru ini, suara adat Suku Taa lebih didengar pemerintah. Kantor ini harus menjadi pusat informasi, pusat pembangunan, dan pusat penyelesaian masalah warga, seperti pesan Pak Camat,” tegas Nasrun.

Camat Toili dalam sambutannya mengapresiasi kekompakan antara Pemerintah Desa, BPD, dan Lembaga Adat Suku Taa yang dipimpin Nasrun Mbau. Ia menyebut Desa Singkoyo merupakan salah satu desa dengan perkembangan pesat di Toili.

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, doa bersama, dan ramah tamah bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat Desa Singkoyo.

Warga berharap, dengan kantor baru, pelayanan administrasi menjadi lebih cepat, nyaman, dan transparan, serta menjadi jembatan untuk mengembalikan tanah-tanah rakyat yang selama ini dikuasai korporasi.

Pewarta/Latif/Widarto/Aisa.

Filed in: Adventorial

Comments are closed.