Pria Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Tewas, Jasad Terseret 2 Kilometer

PWI/I-PKRI CYBER *BEKASI -* Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad pria yang lompat ke aliran Sungai Kalimalang, Kota Bekasi.

Korban diketahui berinisial MRA (33), warga Bogor yang diduga merupakan anggota Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Jasad korban ditemukan pada Jumat (16/10/2026) pukul 13.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, membenarkan penemuan tersebut.

“Dengan korban sudah tidak bernyawa, dan kini sudah dievakuasikan ke RSUD Chasbullah Abdul Majid atau RSUD Kota Bekasi,” kata Wiratma, Jumat (16/10/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan melompat ke Kalimalang pada Kamis (15/10/2026) siang di sekitar jembatan depan Perumahan Grand Metropolitan, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

*Pencarian Dibagi 3 Tim*

Komandan Tim SAR, Bobby, menjelaskan operasi pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian.

“Tim gabungan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet, SRU kedua perahu rafting, masing-masing menyisir 200 meter dari titik kejadian. SRU ketiga melakukan pencarian visual dari darat hingga 1 kilometer,” jelasnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Jasad korban ditemukan terseret arus sejauh kurang lebih 2 kilometer dari titik awal kejadian.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Brimob Polda Metro Jaya, BPBD Kota Bekasi, dan Damkar Kota Bekasi. Jasad kemudian dibawa menggunakan kendaraan operasional penyelamat menuju RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan.

*Diduga Depresi*

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi dan ketakutan berlebih sebelum kejadian. Pihak keluarga menyebut korban sempat merasa terancam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan jasad telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peearta/Hasiholan