DUA JENDERAL BERDARAH BATAK DUDUKI JABATAN TINGGI DEPUTI DI BNN RI
PWI/I-PKRI CYBER. JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) memiliki posisi Deputi Bidang yang memimpin unsur pelaksana tugas dan fungsi lembaga. Menariknya dua diantaranya ternyata jenderal berdarah Batak.
Pejabat pimpinan Deputi BNN meliputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat yang saat ini dijabat oleh *Irjen Pol. Drs. Aldrin Marihot Pandapotan Hutabarat, S.H., http://M.Si.*
Perwira tinggi Polri kelahiran Batak Toba tersebut mengemban tugas strategis dalam pemberdayaan peran serta masyarakat dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Deputi Dayamas menjadi salah satu ujung tombak BNN dalam membentuk Desa Bersinar (Bersih Narkoba) hingga kolaborasi dengan tokoh adat, ormas, dan dunia usaha.
Sementara Deputi Bidang Hukum dan Kerjasama BNN RI kini diemban oleh *Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H.*
Jenderal bintang dua berdarah Batak ini memimpin bidang yang menangani regulasi, bantuan hukum, serta kerjasama regional dan internasional dalam penanggulangan narkotika. Deputi Hukum dan Kerjasama memiliki peran vital dalam menyusun kebijakan hukum nasional narkotika dan menjalin sinergi dengan lembaga internasional seperti UNODC dan DEA serta penegak hukum lintas negara.
Kehadiran dua jenderal berdarah Batak di posisi Deputi ini menunjukkan representasi putra daerah Batak dalam jajaran pimpinan tinggi BNN RI dalam upaya bersama memerangi narkoba menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
BNN sendiri sebagai lembaga yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI memiliki 5 Deputi Bidang yaitu Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, Pemberantasan, Rehabilitasi, dan Hukum & Kerjasama yang seluruhnya dipimpin oleh pejabat Eselon I.a setingkat Jenderal bintang dua.
Pewarta/Dewi-Hartono

