Fadly Kasim, Mengajak ASN Mogok Kerja Jika Tunjangan Tambahan Kerja ASN Ditiadakan. Disnaker Manado Menjadi Sorotan Publik. “BA²BE – BACA BACA BERITANYA”

PKRI INFO – MANADO. Mogok kerja ASN Disnaker Manado menjadi sorotan publik setelah Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado, Fadly Kasim, mengajak ASN mogok kerja jika tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) ditiadakan. Pernyataan ini disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Manado dan memicu polemik di masyarakat.

Fadly Kasim telah meminta maaf atas pernyataannya dan sedang menjalani pemeriksaan internal oleh Pemerintah Kota Manado melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Pemeriksaan ini bertujuan untuk meminta klarifikasi atas pernyataannya yang dinilai menyinggung kemungkinan aksi mogok kerja ASN.

Meski pada akhirnya dirinya mengemukakan permintaan maaf akibat pernyataan tersebut memantik huru-hara publik Bumi Nyiur Melambai.

Ketua Jurnalis Rakyat Indonesia, Michael Pusung, mengkritik pernyataan Fadly Kasim, menekankan bahwa ASN harus menjaga profesionalitas dan loyalitas terhadap pemerintahan yang sah, serta mengedepankan mekanisme dialog dan komunikasi yang konstruktif dalam menyampaikan aspirasi.

Dia menjelaskan, ASN memiliki peran sentral dalam menjalankan program pembangunan guna melayani masyarakat.

“Mogok kerja bisa mengganggu layanan esensial seperti kesehatan, pendidikan, hingga urusan administrasi publik yang sangat dibutuhkan oleh rakyat,” jabarnya.

“Lebih baik fokus pada sinergi antara Korpri, pemerintah, dan semua pihak untuk mencari solusi bersama yang menguntungkan semua pihak, bukan mengambil langkah yang berpotensi merugikan publik,” pesannya.

Pewarta/Tamara-Annerudin.

Filed in: PWI-I

Comments are closed.