Penanggulangan TBC dan Stunting di Kota Bitung. Dan Launching Kelurahan Siaga TBC dan Stunting se-Kota Bitung.

PKRI INFO – BITUNG* Senin Tanggal 17 November 2025 Pukul 10.00 Wita bertempat di Camping Ground TWA Batu Putih Bawah Kec. Ranowulu Kota Bitung, Sulawesi Utara dilaksanakan kegiatan Launching Kelurahan Siaga TBC dan Stunting se-Kota Bitung”.

Hadir Dalam Kegiatan Sbb :1. Ibu Elen Honandar Sondak, SE (Ketua Tim Pergerakan PKK Kota Bitung).2. Ibu. Jesinta Marengka Humolung (Sekretaris Tim Pergerakan PKK Kota Bitung).3. Bpk. Maikel Sondak, S.Sos., M.A.P. (Asisten II Bid. Pembangunanan dan Perekonomian Kota Bitung).4. Kapten Inf Markus Tilaar, S.Th (Danramil 1310-01/Btg).5. IPTU Teguh Pambudi, S.Sos (Kapolsek Ranowulu).6. Dr. Piter Lumenkewas, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung).7. Bpk. Djhoni Rommy Kaloh, S.Pd (Camat Ranowulu).8. Ibu Irma Yesiwodi (perwakilan CSR PT. MSM TTN).9. Para Lurah se-Kecamatan Ranowulu.

Susunan Acara Sbb : 1. Pembukaan.2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya.3. Do’a.4. Materi tentang Resilient and Sustainable Systems for Health ( RSSH) dan ATM (Aids, TBC dan Malaria).5. Sambutan.6. Pembukaan Launching pencanangan oleh Walikota Bitung yang diwakilkan oleh Bpk. Maikel Sondak, S.Sos., M.A.P. (Asisten II Bid. Pembangunanan dan Perekonomian Kota Bitung).7. Penandatangana Berita Acara dan Kesepakatan.8. Foto Bersama.9. Penutup.10. Ramah-tamah.

Penyampaian materi Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH) dan Aids, TBC serta Malaria (ATM) oleh Dr. Nora Lumentut al :1. Adinkes suatu asosiasi dinas kesehatan Provinsi Sulut yang memberikan pendampingan serta mobilisasi lintas sektor terutama non dinkes melalui advokasi bersama dalam kontrak sosial ATM (Aids, TBC dan Malaria).

Tujuan utama kegiatan ATM (AIDS, TBC, Malaria) adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penyakit-penyakit tersebut, mencegah penularan, mendorong deteksi dini dan pengobatan, serta mengurangi stigma terhadap penderitanya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan memastikan ada dukungan dari berbagai sektor (lintas sektor) dalam program penanggulangan penyakit menular ini. 

Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran serta Memberikan informasi akurat kepada masyarakat mengenai cara penularan, pencegahan, dan pengobatan AIDS, TBC, dan Malaria dan Mencegah penularan serta mengajarkan masyarakat cara untuk melindungi diri dan orang lain yang bereisiko penularan penyakit ini dengan menerapkan pola hidup sehat.

Mengajak masyarakat untuk melakukan deteksi dini, berani melakukan pemeriksaan, dan melanjutkan pengobatan sampai tuntas serta mengubah perilaku masyarakat dalam mengurangi stigma negatif terhadap penderita AIDS, TBC, dan Malaria.

Memperkuat komitmen dan dukungan dari berbagai sektor (pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat) dalam program penanggulangan penyakit ini dan memberikan edukasi melalui pertemuan, penyuluhan, dan kampanye di komunitas atau sekolah serta mendorong adanya dukungan anggaran dan kebijakan dari sektor swasta, pemerintah dan Melibatkan berbagai dinas, organisasi, dan masyarakat dalam forum kemitraan untuk merencanakan dan mengimplementasikan program penanggulangan ATM tersebut.

Adapun sambutan Ibu Elen Honandar Sondak, SE (Ketua Tim Pergerakan PKK Kota Bitung) Data penemuan kasus TBC di Kota Bitung menunjukan bahwa pada Tahun 2023 tercatat 353 kasus dan meningkat menjadi 573 kasus pada tahun 2024. sementara itu, untuk Stunting data Agustus 2025 menunjukan Kota Bitung memiliki 230 Balita Stunting yang tersebar di Kecamatan-kecamatan seperti Kec. Aertembaga ada 109 Kasus. Kec. Lembeh Utara 32 kasus. Kec. Matuari ada 17 kasus.d. Kec. Lembeh Selatan ada 12 kasus.e. Kec. Ranowulu ada 3 kasus. Kec. Girian ada 2 kasus.Dengan data di atas Menunjukan bahwa perlunya upaya lebih serius dalam penanggulangan TBC dan penurunan Stunting di Kota Bitung.

Tim Penggerak PKK Kota Bitung memiliki komitmen kuat untuk mendukung Pemerintah dalam penurunan angka TBC dan Stunting serta peran aktif Tim Pergerakan PKK kepada masyarakat melalui organisasi yang memiliki jaringan hingga tingkat Kelurahan dan Dasawisma, pastinya menjadi ujung tombak dalam deteksi dini dan pencegahan kedua permasalahan ini.

Dalam upaya penanggulangan TBC, Kader PKK akan dilatih untuk mengenali gejala awal TBC seperti batuk lebih dari dua minggu dan penurunan berat badan serta sering keringat di malam hari, selain itu kami akan melakukan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan rumah memiliki ventilasi pencahayaan yang baik dan cukup serta menghilangkan stigma terhadap penderita TBC agar mereka tidak malu untuk berobat.

Sementara untuk pencegahan Stunting, Tim Penggerak PKK akan fokus pada beberapa yang strategis dimulai dari langkah pemenuhan Gizi Ibu Hamil dengan memastikan mereka mendapatkan asupan Gizi yang seimbang dan suplemen serta mendorong pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan kepada Bayi.

Pada Pukul 13.120 Wita Kegiatan selesai berjalan aman dan lancar. Memberdayakan masyarakat agar aktif dan mandiri dalam mencegah, mendeteksi dini, dan mengatasi TBC serta stunting, serta mewujudkan lingkungan yang sehat dan masyarakat yang peduli terhadap kesehatan mereka. Ini dapat dicapai melalui peningkatan kesadaran diri.

Kodim 1310/Btg berkolaborasi dengan berbagai pihak, dalam meningkatkan akses penyuluhan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat guna mencegah meningkatnya penyakit TBC di wilayah Kota Bitung.

Pewarta/Anerudin Hamid

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.