Data Kesbangpil Bitung “Seleksi Paskibraka 2026, 107 Peserta Siap Bersaing Perebutkan 52 Posisi. ” BA²BE BACA BACA BERITANYA”

POLSUDWASKIANA – BITUNG. Plt. Kepala Dinas Kesbangpol Kota Bitung, Agus Mamijo, Lapor Seleksi Paskibraka 2026: 107 Peserta Siap Berebut 52 Posisi, Tekankan Karakter dan Nasionalisme.

Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bitung, Agus Mamijo, menyampaikan laporan resmi dalam acara pembukaan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bitung Tahun 2026 yang digelar di Ruang SH Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung, Senin (27/4/2026).

Dalam sambutannya, Agus Mamijo mengawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam keadaan sehat dan penuh semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa kegiatan seleksi dan pembinaan Paskibraka merupakan bagian dari implementasi pembinaan ideologi Pancasila serta penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda di Kota Bitung.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” ujarnya di hadapan Asisten l Setda Kota Bitung dan unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, para pelatih, serta peserta seleksi.

Agus Mamijo menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka serta Surat Keputusan Wali Kota Bitung Nomor 188.45/HKM/SK/76/2026 tertanggal 16 April 2026 tentang Penetapan Panitia Pelaksana.

berasal dari berbagai SMA/SMK sederajat di Kota Bitung. Dari jumlah tersebut, akan dipilih 52 peserta terbaik, di mana dua pasang akan mewakili Kota Bitung ke tingkat Provinsi, sementara 48 lainnya akan bertugas sebagai Paskibraka pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 di Kota Bitung.

Lebih lanjut, ia memaparkan tahapan seleksi yang berlangsung selama beberapa hari, mulai dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), seleksi kesehatan, parade, hingga seleksi peraturan baris-berbaris (PBB), samapta, dan kepribadian.

Peserta yang berhasil lolos seleksi akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) selama 18 hari, dengan materi utama meliputi peraturan baris-berbaris, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta pembinaan mental dan karakter.

Agus Mamijo berharap, melalui proses seleksi dan pembinaan yang ketat ini, akan lahir generasi muda Kota Bitung yang tidak hanya mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera secara profesional, tetapi juga menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Menutup laporannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” tutupnya.

Pewarta/Annerudin.

Filed in: Adventorial

Comments are closed.