Kunjungan Sekkab Dan Prabowo Ke Panglima Jilah Merawat Nilai Nilai Kearifan Bangsa. “BA²BE BACA BACA BERITANYA”

CYBER PKRI – KALBAR. Rabu, 1 Juli 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersilaturahmi dengan kawan lamanya, tokoh adat Dayak, Sang Pangalangok Jilah atau yang lebih dikenal sebagai Panglima Jilah, pemimpin besar Suku Dayak sekaligus pemimpin Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR).

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, keduanya berbincang mengenai berbagai hal, termasuk pentingnya menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta merawat nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari kekuatan bangsa.

Berasal dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Panglima Jilah dikenal sebagai tokoh yang dihormati atas konsistensinya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, serta melestarikan budaya Suku Dayak di seluruh Pulau Kalimantan termasuk yang berada di Malaysia dan Brunei Darussalam.

*Visi Misi Pemersatu dan Kearifan Bangsa* itu biasanya jadi tema/framing untuk organisasi, komunitas, sekolah, atau parpol biar fokus ke 2 hal: *nyatuin orang* + *jaga nilai luhur bangsa*. Ini contoh kerangkanya VISI* Menjadi kekuatan pemersatu bangsa yang berakar pada kearifan lokal untuk mewujudkan Indonesia maju, berkeadilan, dan beradab.”*

Kata kuncinya: *Pemersatu* = Lawan dari perpecahan, SARA, polarisasi *Kearifan Bangsa* = Nilai Pancasila, gotong royong, musyawarah, Bhinneka Tunggal Ika, adat istiadat *Tujuan Akhir* = Maju, adil, beradab

MISI *Memperkuat Persatuan dalam Keberagaman*

Membangun dialog antar-suku, agama, ras, golongan. Menolak ujaran kebencian & politik identitas. Meneguhkan Bhinneka Tunggal Ika.sangat penting dan baik untuk pembina dan membangun jiwa metal dan karakter bangsa.

*Melestarikan dan Mengaktualisasikan Kearifan Lokal* Mengangkat nilai gotong royong, tepo seliro, musyawarah mufakat, dan budaya daerah agar relevan dengan tantangan zaman sekarang.

*Meningkatkan Wawasan Kebangsaan & Cinta Tanah Air* Melalui pendidikan, literasi sejarah, dan kegiatan sosial agar generasi muda punya rasa memiliki terhadap NKRI.

*Mewujudkan Keadilan Sosial & Pemberdayaan Masyarakat* Pastikan pembangunan merata, tidak ada yang tertinggal. Kearifan bangsa juga soal peduli sesama.

*Menjadi Teladan Beretika dan Berintegritas*
Menjunjung tinggi nilai Pancasila, UUD 1945, dan etika dalam bertindak. Karena pemersatu harus mulai dari diri sendiri.

*Intinya*: Visi misinya itu “menyatukan” pakai “cara orang Indonesia”, bukan cara impor.

Pewarta/Totop.

Source sekretariat.kabinet

Filed in: PWI-I

Comments are closed.