CYBER PKRI. PWI-I. Brigjen. Pol. (Purn.) Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., resmi melanjutkan pengabdiannya sebagai Gubernur Kalimantan Utara periode 2025–2030. Pria kelahiran 6 Desember 1962 ini kembali meraih kepercayaan masyarakat Kaltara untuk memimpin pada periode kedua setelah memenangkan Pemilihan Gubernur Kaltara 2024.
Berpasangan dengan politikus Partai Hanura sekaligus mantan Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala, pasangan ini sukses meraih 194.021 suara atau 58,53% dari total suara sah. Kemenangan ini mempertegas keberlanjutan kepemimpinannya setelah sebelumnya sukses memimpin pada periode 2021–2025.
Rekam Jejak di Kepolisian dan Kepakaran Reserse
Sebelum terjun ke panggung pemerintahan daerah, Zainal Arifin Paliwang memiliki rekam jejak panjang di Kepolisian Republik Indonesia. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1986 ini dikenal sangat berpengalaman di bidang reserse.
Dalam karier kepolisiannya, ia pernah mengemban berbagai posisi strategis, di antaranya sebagai Wakapolda Kaltara, Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri, hingga jabatan terakhirnya sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri sebelum purna tugas dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
Pengalaman Politik dan Jaringan Nasional
Tokoh berdarah Sulawesi Selatan asal Sinjai ini juga aktif di ranah politik nasional dan daerah. Zainal Arifin Paliwang dipercaya mengemban amanat sebagai Anggota Dewan Penasehat DPP Partai Gerindra.
Pengalaman kepemimpinan di institusi kepolisian serta jaringan politik yang kuat di tingkat pusat menjadi modal utama baginya dalam mengawal percepatan pembangunan, menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di provinsi termuda Pulau Kalimantan ini.
Komitmen Membangun Kalimantan Utara
Memasuki periode kedua kepemimpinannya bersama Ingkong Ala, fokus utama Zainal Arifin Paliwang adalah mempercepat pemerataan infrastruktur antarwilayah, memperkuat sektor ekonomi berbasis potensi lokal, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke pelosok Kalimantan Utara.
Pewarta/Tua
