
PKRI INFO – JAKUT. Pembongkaran Rusun Marunda di Jakarta Utara sudah dimulai sejak pertengahan 2025 dan diperkirakan akan selesai pada akhir 2025. Proses ini dilakukan karena beberapa bangunan di Rusun Marunda, khususnya di Cluster C, dinyatakan tidak layak huni berdasarkan kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2021.
Hasil wawancara team ekslusif dilapangan menyebutkan bahwa Informasi dari Ketua RT 002 RW 012 Gondrong Menyebutkan bahwa semua SOP pengerjaan tidak dijalankan karena Pihak RT Gondrong telah melakukan Sosialisasi kepada Warga Dan Masyarakat juga Pemerintah Eksekutif Jakarta Utara.
Rencana Pembangunan Baru. Setelah pembongkaran selesai, Pemprov DKI Jakarta akan memulai pembangunan 5 tower baru di lokasi tersebut, dengan target penyelesaian pada 2030.
Walikota Jakarta Utara yang saat dihubungi Belum dapat menerima telp dari Redaksi PKRI INFO. Toptroi menyebutkan segera setelah peak season selesai namun pemberitaan tetap dijalankan.
Dua tower pertama akan memiliki 1.440 unit hunian dan diharapkan selesai pada 2026.
Fasilitas Pendukung Revitalisasi Rusun Marunda juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti:- Taman- Akses transportasi yang lebih baik
Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian di Rusun Marunda dan menyediakan lebih banyak unit hunian bagi warga Jakarta Utara
Pewarta/Sarji.


