Penginapan Rp100 Ribu di Depan Pelabuhan Bitung Jadi Penolong Musafir dengan Bekal Terbatas
PWI/I-PKRI CYBER. BITUNG – Bagi musafir yang turun dari kapal di Pelabuhan Samudera Bitung dengan bekal terbatas, penginapan murah di depan pelabuhan jadi penyelamat.
Di tengah mahalnya biaya perjalanan, sebuah penginapan sederhana di depan Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, menjadi penyelamat bagi para musafir dan pekerja perjalanan dengan bekal terbatas.
Penginapan ini menawarkan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp100 ribu per malam, namun fasilitasnya cukup layak dan bersih. Setiap kamar telah dilengkapi springbed yang nyaman, kipas angin, serta ruangan yang bersih dan rapi, sehingga penghuni bisa beristirahat dengan tenang setelah menempuh perjalanan jauh.
Bukan hanya soal harga murah, keramahan pemilik penginapan menjadi nilai plus. Pemilik dikenal sangat ramah, pengertian, dan memahami kondisi para tamu yang sebagian besar adalah pelaut, sopir, pedagang, dan warga dari luar daerah yang transit di Pelabuhan Bitung.
“Tempatnya bersih, pemiliknya baik dan mengerti. Sangat membantu sekali bagi kami yang dalam perjalanan dan bekal terbatas. Dengan Rp100 ribu sudah bisa tidur nyenyak seperti di rumah sendiri,” ujar salah satu tamu yang menginap.
Keberadaan penginapan murah namun layak seperti ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi penginapan lain di kawasan pelabuhan, bahwa membantu sesama musafir dengan harga jujur justru mendatangkan berkah dan kepercayaan.
*Alamat:* Depan Pelabuhan Bitung penginapan ANARICIN *Harga:* Rp100.000 / malam dan ada pula 130.000/malam. Semoga dapat membantu basudara musafir semua. Tolong bantu share supaya yang butuh bisa tau.
Pantauan di kawasan Jl. Samuel Languju, Aertembaga – tepat di depan gerbang Pelabuhan Bitung, berderet penginapan budget mulai Rp100 Ribu per malam.
Paling dicari ada tiga:
- RedDoorz Plus Near Pelabuhan Bitung*
Di Jl. Samuel Languju No.5 A. Jarak cuma 3 menit jalan kaki dari terminal penumpang. Harga walk-in mulai Rp130-159 ribu. Kamar AC, WiFi, kamar mandi dalam. Cocok buat yang baru turun kapal malam-malam. - Lidez Residence & Homestay Singgasana*
Tipe kos harian, kamar single AC, ada meja kerja dan lemari. Banyak dipakai ABK dan pekerja pelabuhan yang transit.
- Rumah Kuning Syariah*
Paling murah, promosi single bed fan Rp100 Ribu. Kamar mandi dalam, khusus musafir yang butuh istirahat singkat sebelum lanjut ke Tangkoko atau Lembeh.
Kenapa jadi penolong? Kapal Pelni dan kapal ferry dari Ternate, Tidore, Maluku sering sandar tengah malam. Kalau tidak dapat penginapan murah, musafir terpaksa tidur di terminal.
Dengan Rp100 Ribu, mereka bisa mandi, cas HP, titip barang, dan lanjut pagi naik angkot ke Manado atau ke Pelabuhan Ferry Lembeh.
Tips buat musafir dari Jakarta yang mau ke Bitung:
- Jangan pesan dadakan pas high season. Cek Traveloka / http://Tiket.com dulu, keyword “dekat Pelabuhan Bitung” – banyak yang diskon 30%.
- Kalau bekal mepet, pilih yang Fan saja, bukan AC, selisih Rp30-40 ribu.
- Tanya dulu: bisa check-in jam 2 pagi atau tidak? Rata-rata penginapan di sini 24 jam karena ikut jadwal kapal.
Pewarta/Aneruddin

