POLSUSWASKIANA – BANGGAI. Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili menyampaikan pendapat akhir Bupati Banggai atas rekomendasi DPRD Banggai tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKP) Bupati Banggai akhir tahun anggaran 2025.
Hal itu dikemukakan dalam rapat paripurna DPRD Banggai, Jumat (24/4/2026), di Gedung DPRD Banggai, Luwuk.
Rekomendasi tersebut keluar setelah Tim Kerja Pansus DPRD melakukan pembahasan mendalam atas nota pengantar LKP Bupati Banggai 2025 selama tiga hari, 21-23 April 2026.
Salah satu yang disoroti Pansus DPRD yaitu terkait realisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Juru bicara Pansus Indri Azis mengatakan, realisasi PAD yang menunjukkan performa positif, yakni tercapai sebesar Rp305,26 miliar dari target Rp294,5 miliar, perlu diiringi dengan kualitas perencanaan, keberlanjutan sumber pendapatan, serta berdampak pada aktivitas ekonomi daerah agar tidak bersifat temporer.
Untuk itu, Pansus merekomendasikan agar Pemda melakukan sejumlah langkah, di antaranya, penguatan keseimbangan struktur PAD di luar BLUD, penguatan perencanaan pada pos PAD yang belum optimal, serta penyempurnaan fungsi penagihan dan pengawasan pendapatan.
Selain itu, Pansus juga menyoroti realisasi pendapatan transfer tahun 2025, yaitu sebesar 89,94 persen, yang mengalami penurunan dibanding tahun 2024.
“Kondisi ini perlu dicermati secara komprehensif, mengingat pendapatan transfer masih menjadi poin penting dalam menopang APBD Kabupaten Banggai,” ujar Indri.
Wakil Bupati Furqanuddin Masulili saat menyampaikan pendapat akhir Bupati Banggai atas rekomendasi Pansus DPRD menekankan komitmen Pemda Banggai untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut.
Dalam keterangannya, Bupati Banggai menilai bahwa rekomendasi DPRD memberikan pandangan yang menyeluruh, baik terhadap keberhasilan yang telah dicapai maupun persoalan yang masih memerlukan pembenahan selama pelaksanaan pemerintahan daerah pada 2025.
“Bagi kami, ini menjadi masukan yang sangat penting sebagai dasar untuk melakukan evaluasi dan perbaikan guna meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan di masa mendatang,” ujar Wabup Furqanuddin.
Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran. “Sehingga setiap sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal, tepat guna, tepat sasaran, dan bertanggungjawab,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga berkomitmen bahwa dalam menjalankan program kegiatan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target administratif semata tetapi juga memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Bupati Banggai juga mengajak DPRD untuk terus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Banggai Saripudin Tjatjo itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Moh. Ramli Tongko, Wakil Ketua I DPRD I Putu Gumi, para pimpinan perangkat daerah, dan pejabat Forkopimda.
Pewarta/Aisa Umar.
*Tim Liputan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai

