PWI-I, CYBER PKRI. MANADO. Kabar duka menyelimuti dunia politik nasional. *Bapak Benny Tamara*, mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia / DPR RI, telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Selasa 08/09/2036.
Almarhum dikenal sebagai sosok politisi yang dedikatif dalam memperjuangkan aspirasi rakyat selama masa jabatannya di Senayan.
Selama menjabat sebagai Anggota DPR RI, almarhum aktif di Fraksi Golongan Karya. Rekan sejawat dan masyarakat mengenang almarhum sebagai pribadi yang santun, merakyat, dan berkomitmen pada kepentingan bangsa.
Drs. Berny Tamara (sering ditulis Benny Tamara) berasal dari Fraksi Partai Golkar. Beliau menjabat sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara untuk periode 1999–2004 mewakili Partai Golongan Karya (Golkar). Setelah masa tugasnya di DPR RI, dalam perjalanan politik berikutnya beliau bergabung dan aktif sebagai jajaran pengurus pusat di Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) hingga akhir hayatnya.
Kabar kepergian almarhum mengundang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan. Para kolega, sahabat, dan masyarakat menyampaikan duka cita mendalam serta doa agar almarhum diterima di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum husnul khotimah. Jasa-jasa beliau untuk bangsa dan negara akan selalu dikenang,” ujar salah satu rekan politisi.
Jenazah almarhum disemayamkan Rumah duka Drs. Berny (Benny) Tamara berlokasi di kediamannya di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah beliau dinyatakan meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Cibubur pada Sabtu, 5 September 2026. Almarhum yang dikenal sebagai Anggota Dewan Penasihat DPP Partai Hanura serta tokoh pejuang pemekaran Minahasa Selatan, direncanakan untuk diberangkatkan dan dimakamkan di Manado, Sulawesi Utara.
Rincian informasi terkait prosesi persemayaman almarhum: Lokasi Rumah Duka: Rumah duka keluarga di kawasan Cikeas (setelah jenazah dimandikan dan dipersiapkan dari RS Mitra Keluarga Cibubur).Tempat Pemakaman: Sesuai dengan rencana pihak keluarga, jenazah almarhum dijadwalkan untuk diterbangkan dan dikebumikan di kampung halamannya di Manado
Turut berduka cita sedalam-dalamnya. *Innalillahi wa inna ilaihi raji’un*
Pewarta/Tua

