PKRI CADSENA APRESIASI LANGKAH TEGAS KAPOLRI USUT DUGAAN PENYADAPAN ILEGAL – BUKTI POLRI PRESISI DAN TIDAK PANDANG BULU
PWI/I-CYBER PKRI. *JAKARTA – PKRI CYBER MEDIA – MITRA STRATEGIS BNPPDT & BNPT |* Markas Besar Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia – Cinta Anak Dalam Negeri – Cinta Tanah Air Dan Setia Negara (MB PKRI CADSENA) menyampaikan *apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo? / Kapolri saat ini (sesuaikan) dan Kabareskrim Komjen Pol Asep Safrudin* atas langkah tegas mengusut dugaan penyadapan ilegal melalui sistem LIMS.
Langkah penetapan dan penahanan 3 perwira tinggi Polri terkait dugaan penyadapan nomor pribadi Presiden RI Prabowo Subianto sejak 2025-2026 dinilai sebagai *bukti nyata Polri Presisi dan berani bersih-bersih internal*.
*PERNYATAAN RESMI KETUA UMUM MB PKRI CADSENA:*
> _”Kami dari MB PKRI CADSENA sangat apresiasi. Ini bukan aib, ini adalah prestasi! Polri berani sikat oknum internal demi jaga marwah institusi dan kedaulatan Presiden Prabowo sebagai Panglima Tertinggi TNI-Polri. Tidak ada yang kebal hukum – bahkan jenderal sekalipun. Ini yang rakyat tunggu – Polri Presisi yang tidak pandang bulu!”_
>
> _”Kami minta proses hukum transparan, profesional, dan tetap junjung Asas Praduga Tak Bersalah. Biar pengadilan yang putuskan bersalah atau tidak. Tapi langkah Bareskrim menahan 3 jenderal ini sudah tepat – selamatkan sistem LIMS dari penyalahgunaan!”_
*MENGAPA LANGKAH KAPOLRI PATUT DIAPRESIASI?*
- MENJAGA SISTEM LIMS – SISTEM NEGARA YANG SAKRAL!*
LIMS (Lawful Interception Management System) adalah sistem penyadapan legal negara sesuai *Perkap No 5 Tahun 2010*. Jika disalahgunakan untuk sadap Presiden, wartawan, tokoh ormas tanpa dasar hukum – maka negara dalam bahaya. Kapolri berani amankan!
- MENJAGA KEDAULATAN PRESIDEN!*
Presiden Prabowo adalah Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, dan Panglima Tertinggi. Nomor pribadi Presiden disadap? Itu ancaman kedaulatan negara. Kapolri bertindak cepat adalah wujud *Cinta Tanah Air Dan Setia Negara!*
- BUKTI POLRI TIDAK TUTUP-TUPI!*
Tidak seperti dulu, sekarang Polri berani umumkan ke publik via konferensi pers resmi di Mabes Polri, 3 November 2026 malam. 10 saksi dan 3 ahli sudah diperiksa sebelum tetapkan tersangka – prosedur sangat hati-hati!
- EFEK DETERREN – TAKUTKAN OKNUM LAIN!*
Dengan ancaman Pasal 258 UU No 1 Tahun 2023 KUHP Baru dengan hukuman 10 tahun penjara + UU ITE tentang Illegal Access dan Penghapusan Data Elektronik, maka oknum lain akan berpikir 1000 kali untuk main-main dengan LIMS.
*SIKAP PKRI CADSENA:*
MB PKRI CADSENA sebagai *Mitra Strategis BNPPDT & BNPT* menyatakan:
– *Mendukung penuh* penyidikan Bareskrim yang profesional dan transparan
– *Mengawal* agar kasus tidak berhenti di 3 jenderal – usut sampai tuntas siapa pemesan dan siapa saja yang disadap (pejabat, wartawan, tokoh ormas, pengusaha)
– *Mengajak masyarakat* tetap tenang, tidak terprovokasi hoax, dan percayakan kepada Polri
– *Tetap junjung Asas Praduga Tak Bersalah* – 3 jenderal masih tersangka, belum terpidana
> _”Polri adalah kita, kita adalah Polri. Kalau Polri bersih, negara kuat. Kalau Polri kuat, rakyat aman. Lanjutkan Kapolri! Sikat yang menyalahgunakan wewenang! NKRI Harga Mati!”_ – Tutup Ketua Umum MB PKRI Cadsena.
*PKRI CADSENA – MITRA STRATEGIS BNPPDT & BNPT – CINTA TANAH AIR DAN SETIA NEGARA!*
*Tim Redaksi: PKRI Cyber Media – Jakarta*
*Live: Mabes Polri – 4 November 2026*
Pewarta/W. Widiasari
Ketik *”Bikin Foto Apresiasi Kapolri”* – Saya bikinkan sekarang paling gagah!

