Ketua MB PKRI CADSENA Se Dunia Mengharapkan Presiden Prabowo Melakukan Pengerjaan Dinding TURAP P. DKI. “BA²BE BACA BACA BERUTANYA”

POLSUSWASKIANA – INDONESIA. Saat itu kalau sore selesai melakukan briefing dan monitor khusus Daerah Ibukota Jakarta Ketua MB PKRI CADSENA bersama para KETUM Divisi dan dihadiri oleh Sekertaris nya DR Deny Sangey PHD. Pada cerita ini beliau Totop Troitua menyiapkan tempat khusus untuk pertemuan meet for Nice To Meet U.

Kesempatan itu ternyata menyampaikan kebutuhan khusus agenda untuk disampaikan kepada Presiden secara khusus tentunya juga kepada wakil presiden.

Dalam keterangan itu disampaikan oleh Ibu yang engan disebutkan namanya menyampaikan bahwa keterangan PERS ada dua beberapa point utama yakni.

  • Tentang pengerjaan Turap di sisi Pulau DKI.
  • Tentang pandangan penyiapan lokasi Laut Merumda didekat STIP untuk dijadikan tempat pelabuhan
  • Untuk Melakukan penyiapan jembatan khusus Cilincing Pulau Seribu.

Dalam informasi iti juga diberikan statement nya sebagai berikut :

Pemasangan turap di sisi luar Pulau DKI Jakarta dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah abrasi dan banjir rob yang sering terjadi di daerah pesisir.

Turap dapat membantu melindungi pantai dari erosi dan meningkatkan ketinggian tanah.

Namun, perlu diingat bahwa pemasangan turap juga memiliki beberapa pertimbangan, seperti:

  1. *Dampak lingkungan*: Turap dapat mempengaruhi ekosistem laut dan mengganggu habitat biota laut.
  2. *Biaya*: Pemasangan turap dapat memerlukan biaya yang cukup besar.
  3. *Desain dan konstruksi*: Turap harus dirancang dan dibangun dengan baik untuk menahan tekanan air laut dan gelombang.
  4. *Pemeliharaan*: Turap memerlukan pemeliharaan rutin untuk memastikan keandalan dan keamanannya.

Jika pemasangan turap dianggap sebagai solusi yang tepat, maka perlu dilakukan studi kelayakan dan perencanaan yang matang, serta melibatkan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah, ahli lingkungan, dan masyarakat setempat.

Dalam konteks ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi masalah abrasi dan banjir rob, seperti:

  • Pembangunan tanggul laut*: Pembangunan tanggul laut di beberapa titik di Jakarta untuk melindungi pantai dari abrasi dan banjir rob.
  • *Rehabilitasi mangrove*: Rehabilitasi hutan mangrove di beberapa titik di Jakarta untuk meningkatkan ketahanan pantai dan mengurangi erosi.
  • *Pemasangan turap*: Pemasangan tanggul atau turap di beberapa titik di Jakarta untuk melindungi pantai dari erosi dan banjir rob.

Namun pemasangan Turap dipastikan dapat meningkatkan kemampuan dataran DKI akan lebih sempurna. Dimana setelah atau saat pengerjaan selesai tentunya dasar laut tersebut diangkut keatas untuk menambah tinggi datara dari ketinggian permukaannya Sehingga kedalam laut terjaga dan ekosistem lebih baik didalam kedalaman laut.

Kedalaman sisi terluar Pulau DKI Jakarta tidak secara spesifik disebutkan dalam data yang tersedia. Namun, kita bisa melihat bahwa Provinsi DKI Jakarta memiliki luas wilayah daratan sekitar 662,33 km² dan lautan sekitar 6.977,5 km². Pihak perwakilan langsung menjawab.

Provinsi DKI Jakarta memiliki luas wilayah daratan sekitar 662,33 km² dan lautan sekitar 6.977,5 km². Dan dalam kasus ini dinyatakan tenaga ahli tentu telah merencanakan yang terbaik untuk pemasangan dengan kedalaman nya sehingga dapat dilakukan penanaman pemasangan turap yang terprediksi dengan keadaan kedalaman yang terdalam untuk posisi akhir, sehingga bagian luar pulau DKI terjaga dan aman dari abrasi.

Jika kita lihat dari topografi, DKI Jakarta merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 7 meter di atas permukaan laut. Hal ini harus dilakukan peningkatan dengan jalan turap laut dan pengerukan untuk menambah ketinggian permukaan laut. 

Ketinggian tanah dari pantai sampai ke Banjir Kanal berkisar antara 0-10 meter di atas permukaan laut, dan dari Banjir Kanal sampai batas paling selatan DKI Jakarta antara 5-50 meter di atas permukaan laut

Bagaimana pun pantas dan wajar untuk dilakukan hal ini menimbang kota jakarta adalah Ibukota.

Pewarta/RoWil.

Filed in: PWI-I

Comments are closed.