Lahan Ketua PKRI Dumai, Digondol Pihak Gapoktan di Sinyalir Ada Baret Merah Dibelakang Gapoktan. “BA²BE BACA BACA BERITANYA”

PWI/I. DUMAI, RIAU Diduga Ada Baret Merah di Belakang Gapoktan, Lahan Ketua PKRI Dumai Diseruduk, Totop Troitua ST MH CLI, Sebut boleh kita adu bintang dilapangan dengan tegas.

Konflik agraria kembali memanas di Kota Dumai. Lahan milik Ketua Penerus Kesmerdekaan Republik Indonesia (PKRI) Kota Dumai dikabarkan diseruduk oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Gapiktann (Gabungan Kelompok Tani).

Peristiwa penyerudukan itu terjadi pada [20/09/2026/Sei Sembilan]. Sejumlah alat berat disebut juga ada masuk ke lokasi lahan sebelah nya dan melakukan aktivitas pembersihan tanpa ada pemberitahuan kepada kelompok lahan dengan izin dari pemilik kelompok..

Ketua PKRI Dumai Riduan saat dikonfirmasi mengatakan, aksi tersebut dilakukan secara sepihak. Dan menggunakan hasutan kepada kelompok Riduan Kelompok Tani PKRI ungkap Totop Troitua saat menerima telp dari Riduan.

“Lahan ini sudah kami kuasai dan kelola bertahun-tahun, tiba-tiba datang kelompok tani itu menyeruduk. Kami menduga ada oknum berbaret merah di belakang mereka yang menjadi beking,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/9/2026).

Ia menyebut, kehadiran oknum yang diduga anggota aparat tersebut membuat warga sekitar takut untuk melawan. Ia meminta agar aparat penegak hukum dan Komando Kewilayahan untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum tersebut.

“Kami minta Pangdam dan Danrem turun tangan. Jika benar ada baret merah, ini sudah mencoreng institusi TNI. Petani jangan diadu dengan petani,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Gapoktan yang disebut dalam penyerudukan belum berhasil dikonfirmasi. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat belum mendapat jawaban hingga berita ini diterbitkan.

Terpisah, sumber di lingkungan TNI membantah adanya keterlibatan anggota aktif. “Kami belum menerima laporan itu, tapi akan kami cek. Tidak boleh ada prajurit yang membekingi sengketa lahan,” kata sumber tersebut.

Didapati dalam beberapa sumber juga mengatakan bahwa pihak gapoktan berencana untuk melakukan penjualan lahan, namun ini dari sumber yang tidak tepat sasaran menurut Totop Troitua ST MH CLI

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius Polres Dumai dan Kodim 0320/Dumai untuk mencegah konflik horizontal yang lebih luas. Ketua PKRI Dumai menyatakan akan menempuh jalur hukum dan melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polda Riau.

Pihak Totop Troitua pastikan jika sakit berlanjut maka berkas dan bukti akan masuk ke meja DANKOSUS Cijantung juga meja kapolri Cq. Dirkrimsus dan Dirkrimum MABES POLRI.

*Pewarta/Tua*

Filed in: Hukum Kriminal

Comments are closed.