POLSUSWASKIANA – BARTIM. Melalui Kepala Desa Danau Peniarto, S.,Sos. menyampaikan”berdasarkan informasi yang ada bahwa ber – awal di tahun 2026 ini, pemerintah pusat menetapkan kebijakan strategis untuk memperkuat ekonomi desa melalui pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah desa (Kades) TNI. Kepala Desa Danau Peniarto, S.,Sos.
Menurut Peniarto selaku kades danau terkait untuk pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih tersebut pada tahun 2026 melalui Pengalihan atau pergeseran Anggaran Dana Desa Pemerintah mengalihkan kalau tidak salah” sekitar 58,03% dari total pagu Dana Desa tahun 2026 (sekitar Rp 34,57 triliun dari total Rp 60,57 triliun) untuk mendukung operasional dan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa se – Indonesia , ujar kepala desa.
Dilanjutkan Peniarto., adanya Peran serta untuk melibatkan TNI dalam Pembangunan,” tentunya ini juga bahwa TNI (terutama melalui Komando Distrik Militer/Kodim) dilibatkan aktif untuk mempercepat pembangunan fisik gedung dan gudang Koperasi Merah Putih, yang ditargetkan selesai secara serentak,”ungkapnya kades.
Tutur kepala desa (Kades) kepada awak media saat di dikonfirmasikan, prosesnya berawal hanya diminta menyiapkan lahan, sementara pembangunan fisik dikerjakan bersama – sama dibantu juga dari Pihak TNI.
Proyeksi Anggaran Desa sebesar Rp 500 juta digunakan untuk Pembangunan ini melibatkan pengalihan atau pengeseran dana yang signifikan untuk mendirikan Koperasi Merah Putih di Desa Danau ini dan itu juga berlaku Se-Indonesia, di mana setiap unit Koperasi direncanakan mendapatkan dukungan modal dan infrastruktur.
Tujuan Bupati Barito Timur ini, saya selaku kepala desa sangatlah bagus serta mendukung dikarenakan program ini bertujuan akan dapat meringankan beban ekonomi warga desa danau dan akan lebih menguntungkan bagi warga desa .
Kembali ucap Kades, adapun fungsi koperasi dari Gedung Koperasi Merah Putih yang saat ini dalam kondisi bangunan diikut sertakan dibantu melalui TNI, dan akan difungsikan kemungkinan besar untuk menyalurkan pupuk, tabung gas, sembako, bantuan pemerintah, serta layanan simpan pinjam (BRI Link/BNI) untuk memutus rantai pasok tengkulak.
Dan saya ,” selaku kepala desa bersama segenap aparatur desa sangat – sangat lah mengucapkan terima kasih atas Pengertian Bupati Bapak M. Yamin dan Wakil Bupati Barito Timur Bapak Adi. untuk Warga / Masyarakat Desa Danau ini.
Karena kebijakan dana sebagai mana di maksud untuk pembangunan infrastruktur desa dan lainnya, namun pemerintah menegaskan ini merupakan pengalihan (pergeseran) untuk pemberdayaan ekonomi, bukan pemangkasan, Tutup Kepala Desa Danau,” diakhir wawancara.
( Pewarta / IJE ).

