PKRI CADSENA Makoda Kaimana Dorong Kelompok Tani Pala dan Laut Gandeng Dinas Pertanian dan Kelautan

PWI/I-PKRI CYBER. KAIMANA -* Organisasi Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) CADSENA Markas Komando Daerah (Makoda) Kabupaten Kaimana mendorong pembentukan kelompok tani terpadu berbasis pala, hasil laut dan kerajinan tangan dengan menggandeng Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaimana.

Ketua Makoda PKRI CADSENA Kaimana mengatakan, Kaimana sebagai Kota Pala dan lumbung ikan di Papua Barat memiliki potensi besar yang belum dikelola maksimal oleh masyarakat adat setempat. Selama ini petani dan nelayan masih menjual bahan mentah dengan harga murah.

“Konsep kami jelas, PKRI hadir sebagai penerus kemerdekaan untuk mensejahterakan anak pejuang. Kami tidak mau anggota hanya pakai seragam. Kami mau anggota punya kebun pala produktif, punya keramba ikan dan punya penghasilan dari noken pala,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan, program yang ditawarkan terdiri dari tiga pilar:

*1. Kelompok Tani Pala Binaan*

Bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kaimana untuk pengadaan bibit pala unggul, penyuluhan cara panen fuli yang benar dan bantuan alat suling minyak pala. Lokasi percontohan di Distrik Arguni dan Teluk Etna.

*2. Kelompok Nelayan Laut Binaan*

Menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaimana untuk pelatihan pengolahan ikan asar kayu pala, pembuatan keramba jaring apung lobster dan rumput laut, serta bantuan cold storage kecil. Pusat kegiatan di Kampung Lobo dan Sisir.

*3. Rumah Kreatif Kerajinan Tangan*

Membina ibu-ibu anggota dalam pembuatan Noken Pala, ukiran kulit kayu motif Trikora dan miniatur perahu kole-kole untuk dijual sebagai oleh-oleh khas Kaimana.

Menurutnya, PKRI CADSENA sudah berkomunikasi awal dengan kedua dinas tersebut dan mendapat respon positif. Pola yang digunakan adalah pola kemitraan, dimana dinas memberikan pembinaan teknis dan bantuan sarana, sementara PKRI menyiapkan anggota, lahan dan manajemen kelompok.

“Kami ingin bukti bahwa ormas penerus kemerdekaan bukan beban daerah, tapi mitra pemerintah. Jika kelompok tani pala dan laut ini jalan, Kaimana tidak hanya dikenal karena senjanya yang indah, tapi juga karena pala senja dan ikan asar yang diekspor dari Kaimana,” tambahnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaimana melalui keterangannya menyambut baik inisiatif tersebut dan siap memfasilitasi kelompok yang sudah terbentuk secara legal dengan KTP Kaimana dan domisili jelas.

Sementara Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kaimana menyatakan siap melakukan pendampingan lapangan untuk peningkatan mutu pala Kaimana agar bisa tembus pasar ekspor.

*Pewarta/R. Widiasari – Sansul Sardi*