POLEMIK APBD Rp 1,04 MILIAR DISKOMINFO MANADO UNTUK INFLUENCER & BOOSTER – DISKOMINFO: SUDAH DIEFISIENSI, BISA DIGESER KE MEDIA

*MANADO – MEDIA PKRI CYBER |* Dugaan pemborosan anggaran kembali mencuat di lingkup Pemerintah Kota Manado. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Manado yang diduga mengalokasikan dana jumbo mencapai lebih dari Rp1 miliar untuk jasa media sosial booster dan influencer dalam APBD Tahun 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut mencakup *Rp555.000.000 untuk jasa media sosial booster dengan 55,5 paket dan Rp487.500.000 untuk influencer dengan 97,5 paket.*

> Totalnya mencapai *Rp1.042.500.000*, angka yang dinilai tidak sebanding dengan urgensi kebutuhan publik di tengah berbagai persoalan kota yang masih membutuhkan perhatian serius.

*KLARIFIKASI DISKOMINFO: SUDAH DIEFISIENSI*

Fakta ini diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Manado, Jetty Mukuan, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2026).

Menurut Jetty, anggaran influencer dan booster sudah ada sejak 2 tahun sebelumnya, dan justru tahun 2026 ini sudah lebih kecil:

> “Anggaran untuk jasa influencer dan media sosial booster di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Manado dalam dua tahun terakhir yakni 2024 dan 2025 dimana total anggaran yang digelontorkan disebut mencapai lebih besar dibandingkan tahun 2026 yang mencapai Rp1 miliar.”

> “Untuk anggaran influencer dan media sosial booster sudah pernah dianggarkan sejak dua tahun sebelumnya yakni di 2024 dan 2025. Anggarannya bahkan lebih besar dibandingkan tahun ini karena ada efisiensi,”

Yang paling penting, Jetty membuka peluang pergeseran anggaran ke media konvensional:

> “Anggaran untuk media sosial booster dan influencer bisa digeser ke anggaran media apabila nantinya diperlukan,”

*KONTEKS APBD MANADO SAAT INI*

Saat ini Pemkot Manado sudah mulai menyiapkan APBD 2027. BKAD Kota Manado menggelar sosialisasi Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 di Hotel Gran Puri Manado, Kamis (15/10/2026), yang dibuka oleh Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang.

Wawali Richard Sualang menegaskan:

> “Setiap anggaran harus berdampak bagi masyarakat. Setiap program dan kegiatan harus direncanakan dengan baik, sehingga penggunaan anggaran daerah berjalan efektif, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat nyata.”

Sementara untuk APBD 2026, Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar *Rp1.508.201.422.329.*

*SIKAP MEDIA PKRI CYBER:*

MEDIA PKRI CYBER menilai, polemik ini harus jadi momentum evaluasi. Anggaran publikasi tidak boleh hanya habis untuk booster dan influencer sesaat. Harus ada porsi yang jelas untuk *media yang bekerja jurnalistik, memproduksi berita, cek fakta, dan mengedukasi warga.*

Sinergitas MEDIA PKRI CYBER dengan Diskominfo Kota Manado adalah solusi: anggaran tepat sasaran, publikasi terukur, dan anti hoaks.

MEDIA PKRI CYBER akan terus mengawal transparansi APBD Kota Manado.

*#MediaPKRICyber#PKRICADSENA#Manado#DiskominfoManado#APBDManado#APBD2026 #TransparansiAnggaran*

Pewarta/Aneruddin-Revi