SIGNAL BMKG Menyertakan Beaar Gelombang Gempa 7.6 SR. Walikota Terbitkan Himbauan Seruan Warga Tetap Tenang. “BA²BE BACA BACA BERITANYA”

POLSUSWASKIANA – BITUNG. Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, tanggapan BMKG dari temuan radar Gempa sebesar 7.6 SR mendapatkan tanggapan dan langsung mengintruksikan seluruh Camat dan Lurah Untuk Siaga serta mengontrol wilayah masing-masing pasca gempa bumi. Camat dan Lurah beserta satuan di bawahnya untuk reaksi tanggap gempa.

Warga Bitung diminta untuk tetap tenang pasca-gempa 7,6 SR yang akan mengguncang wilayah tersebut.

BMKG telah mengeluarkan imbauan untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta selalu pada posisi aman serta memeriksa keadaan dan kondisi pada bagian struktur bangunan sebelum kembali ke dalam rumah, dan hanya memantau informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG yang terverifikasi.

Instruksi tersebut telah disampaikan langsung oleh Hengky Honandar saat berada di Command Center Kantor BPBD Kota Bitung, setelah usai melakukan koordinasi dengan pihak satuan kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bupati dan didampingi beberapa OPD, Kalaks BPBD Kota Bitung, Fivy Kadeke, Kepala Dinas Kominfo, Altin Tumengkol, Asisten l Setda Kota Bitung, Forsman Dandel, Asisten lll Benny Lontoh, Kepala BKPSDMD Kota Bitung, Give R. Mose.

Menyatakan status darurat gempa menjadi status siaga satu. maka seluruh OPD dan Camat serta Lurah lebih maksimal di waktu krisis seperti ini, harap nya.

Walikota Meminta Untuk mendukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Beliau juga berpesan Jika dapat disediakan posko di wilayah yang rawan terjadi guncangan sehingga penghuni yang mengalami rumah roboh akan dapat langsung tinggal di dalam posko yang ada.

Beberapa wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara telah dinyatakan siaga tsunami, termasuk Kota Bitung, Kabupaten Minahasa bagian selatan, dan Kabupaten Minahasa Selatan bagian selatan. Masyarakat diimbau untuk waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Hal ini menyakinkan para kepada Jajarannya Pemerintah Kota Bitung untuk lebih was was. Melihat ancaman atau bahaya Gempa yang ada. Diterangkan juga telah terdeteksi di wilayah lainnya di Sulawesi Utara.

Semoga kerja sama dan kordinasi yang terbentuk antara BPBD Bitung dan Pemerintah Daerah lainnya lebih menjamin keamanan bagi warga yang bisa saja mendapatkan gesekkan gempa sehingga mengakibatkan rumah rubuh, dan butuh tempat menghuni sementara hingga keadaan kembali normal. Ungkap Hengky Honandar.

Pewarta/Annerudin- Totop

Filed in: Adventorial

Comments are closed.