SOSOK 3 JENDERAL BATAK DIPERCAYA JADI KEPALA DIVISI POLRI “TAKUT UNTUK PERUBAHAN BESAR BERSAMA PRABOWO DAN KAPOLRI”

PWI/I-PKRI CYBER. Saat ini Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mempercayakan tiga Jenderal berdarah batak mengemban jabatan strategis sebagai Kepala Divisi atau ujung tombak Polri di bidang pengawasan yang membantu pimpinan di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri

1. KADIV TIK POLRI

Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK) Mabes Polri saat ini dijabat oleh Irjen Pol Roberto Gomgom Manorang Pasaribu. Pria kelahiran Mei 1979 itu tercatat lulus dari Akademi Kepolisian pada 2000. Kiprahnya sebagai anggota Bhayangkara banyak berada di bidang Reserse.

Roberto pernah menjabat sebaga Kasubdit IV Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada 2019. Tahun berikutnya, dia ditunjuk menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

2. KADIVKUM POLRI

Jabatan Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri saat ini dijabat oleh Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta Nasution. Ahrie Sonta lahir di Bandung pada 2 April 1981. Ia dikenal sebagai polisi yang punya karier cemerlang di Korps Bhayangkara. Beliau merupakan lulusan Akpol tahun 2002 yang dikenal menjadi salah satu orang dekat Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ketika Prabowo Subianto menang Pilpres 2024 dan resmi jadi Presiden, Ahrie Sonta terpilih menjadi ajudannya

3. KADIV PROPAM POLRI

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri saat ini adalah Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap. Beliau merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997. Ia lahir pada Februari 1974 dan dikenal sebagai salah satu perwira yang menonjol dari angkatannya. Sepanjang kariernya, Nazly Harahap pernah menduduki sejumlah. jabatan di kewilayahan maupun bidang intelijen kepolisian.

Pada 2014, dia dipercaya menjadi Kapolsek Kebayoran Baru. Setahun kemudian, Nazly menjabat Kapolres Sumedang, Polda Jawa Barat. Karier Nazly kemudian berlanjut ke lingkungan Mabes Polri, khususnya bidang intelijen.

Pewarta/R. Widiasari