Efek Kapolda Baru: Ditreskrimsus Polda Sulut Periksa Pejabat Pemprov Sulut Sehari Penuh. “BA²BE BACA BACA BERITANYA”

PWI-I, CYBER PKRI. MANADO – Kesigapan dan gerak cepat ditunjukkan Kapolda Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Irjen Pol Yodho Hermanto Kapolda Sulut Terkini, dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus / Ditreskrimsus melalui Subdit III Tipikor Polda Sulut melakukan pemeriksaan maraton terhadap pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Pemeriksaan intensif tersebut berlangsung selama *kurang lebih 12 jam*, mulai pukul *09.00 WITA hingga 21.00 WITA*, di *Gedung Ditreskrimsus Polda Sulut, Manado* pada Kamis 09 September, 2026. Saat berita ini diterima.

9 Pejabat Pemprov Diperiksa TIPIKOR POLDA SULUT. sehari setelah Irjen Pol Yodho Hermanto bertugas dan langsung tancap gaa laksanakan tugasnya sebagai Kapolda Sulawesi Utara.

Tepat 24 jam setelah penyambutan resmi di Bandara Sam Ratulangi Manado oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Forkopimda Sulut (Selasa 8/9/2026), Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulut langsung bergerak cepat!

9 Pejabat Pemprof Sulut diperiksa Tipikor selama 12 JAM! Dari jam 10.00 WITA pagi sampai 22.00 WITA malam, 9 pejabat tinggi keluar masuk ruangan pemeriksaan Tipikor.

Mereka diperiksa terkait proyek MEP Mission Center GMIM Rp 23,8 Miliar di Ringroad Manado.

Siapa 9 Pejabat Pemprof itu. Jun Silangen, Clay Dondokambey, Denny Mangala, Fransiscus Manumpil, Elvira Katuuk, Deasy Paat (Kadis PUPR), Flora Krisen, Steve Kepel (Sekprov), Mecky Onibala

Fakta Mengejutkan : Kapolda Yodho Hermanto baru dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 2 September 2026, menggantikan Irjen Roycke Langie. Surat Telegram Kapolri ST/1877/VIII/KEP./2026.

Baru tiba di Manado, langsung tancap gas! Tidak kasih kendor! Publik Sulut pun heboh dan beri apresiasi luar biasa. Ini bukti kalau Pekerjaan Rumah kasus besar di Sulut tidak akan tenggelam meski ganti Kapolda.

Penyidik masih menunggu audit BPKP untuk hitung kerugian negara. Proyek MEP ini mencakup AC, listrik, plumbing, pemadam kebakaran – semua sistem vital gedung hibah Pemprov ke GMIM yang dibangun sejak 2021.

Pejabat yang Diperiksa Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah nama yang dipanggil dan diperiksa terkait dugaan *kasus korupsi, Kasus: Hibah / Dana Bansos / Proyek / Penyertaan Modal.

Total ada * 9 orang* yang diperiksa sebagai tersangka dan atau saksi dalam tahap penyelidikan/penyidikan.

Pemeriksaan difokuskan pada aliran dana, pertanggungjawaban anggaran, dan mekanisme pengadaan proyek yang diduga bermasalah pada tahun anggaran berjalan dan tahun anggaran sebelum nya.

Penegasan Kapolda Sulut, Kapolda Sulut Irjen Pol Yodho Hermanto menegaskan bahwa Polda Sulut tidak akan pandang bulu dalam penegakan hukum.

“Tidak ada yang kebal hukum. Siapapun, pejabat aktif maupun mantan pejabat, jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara dan rakyat Sulut, akan kami tindak tegas,” ujar Kapolda Sulut melalui Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hadibuan.

Kabid Humas menambahkan, pemeriksaan 12 jam ini adalah bukti keseriusan Polda Sulut untuk menuntaskan kasus yang menjadi perhatian publik.

“Ini adalah komitmen Kapolda Sulut. Proses pemeriksaan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur. Kami mohon dukungan masyarakat,” tegasnya.

Apresiasi Masyarakat, Langkah gerak cepat Tipikor Polda Sulut ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat Sulawesi Utara. Warga menilai Kapolda Sulut yang baru menunjukkan ketegasan dan tidak tebang pilih.

“Salut buat Kapolda Sulut. Akhirnya ada harapan kasus-kasus korupsi di Pemprov diusut tuntas. Lanjutkan Pak Kapolda!” ujar salah satu warga Manado.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka.

Pewarta/Annerudin-Revi.

Filed in: HUMAS POLRI

Comments are closed.